Paradoks: Ketidaktahuan Adalah Derita

Ketidaktahuan itu adalah derita, dan menyakitkan. Mungkin itu yang mendorong blog ini. Dalam bahasa Sidarta Gautama, ketidaktahuan itu adalah dukha. Buddha mengajarkan berpikir benar agar kita berucap benar dan berperilaku benar. Ketidaktahuan adalah penghalang.

Tidak ada hal spesifik dalam blog ini. Anda yang mencari sesuatu dalam lingkup terbatas dengan kajian  mendalam tentu akan kecewa dengan apa yang tersaji di blog ini. Read more of this post

Realitas dalam Filsafat, Sains dan Agama

Realitas dalam Filsafat, Sains dan Agama Filsafat, sains dan agama beribicara mengenai realitas, segala sesuatu yang bisa kita cerap. Filsafat lahir terlebih dulu, sains baru muncul kemudian. Filsafat muncul karena ketakjuban mendalam ketika orang bersentuhan dengan realitas (dunia tempat hidupnya dan dirinya sendiri). Ketakjuban ini meninggalkan goresan mendalam dan tak henti menimbulkan pertanyaan. Orang kemudian mengajukan pertanyaan dengan sengaja untuk mendapatkan penjelasan. Dari mana asal semua benda? Apa itu cinta, kebaikan, kebahagiaan? Orang kemudian berolah pikir, sekuat tenaga menggunakan kemampuan akalnya untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Sudah banyak yang bisa dicapai dan dihasilkan. Sudah banyak manfaat yang bisa diambil dan hingga kini penyelidikan semacam itu tidak berhenti. Read more of this post

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.