Cool Down: Emosi Itu Seperti Air

Cool Down

Emosi kita tidak selalu nyaman. Sering kali karena satu dan lain sebab, muncul rasa tidak enak. Keseimbangan kita terganggu.

Reaksi spontan yang muncul sering kali berupa dorongan untuk sesegera mungkin memuntahkan perasaan seperti itu. Jika kebetulan ada lawan bicara, perasaan tidak enak itu membuat kita menjadi pembicara yang sangat lancar, ucapan-ucapan deras mengalir.

Tetapi pembicaraan yang dibalut emosi negatif biasanya hanya berisi hal-hal tanpa arah. Orang yang mengungkapkan kesal, tidak menginginkan tanggapan rasional dari lawan bicaranya. Atau bahkan hanya menginginkan lawan bicaranya berlaku pasif. “Lu dengerin gua donk!!”

Emosi negatif sulit dikendalikan. Perlu kesadaran dan latihan untuk dapat menguasainya. Setiap kali emosi kita berubah menjadi negatif, terasa tidak enak, belajarlah bertahan, jangan ingin cepat-cepat memuntahkan tanpa terlebih dulu dipikirkan. Cool down. Emosi itu seperti air, panas atau dinginnya akan berubah mengikuti suhu kamar.

Home | About | Blogging | Daily Life | Insights | News | Videos | SEO

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s