rel=”Nofollow” Menyebalkan!

Nofollow Menyebalkan

Atribut nofollow pada link (rel=”nofollow”) pada mulanya dibuat untuk memblok  search engine agar tidak mengukuti link dari komentar di blog, karena banyaknya spamming pada komentar blog.

Teorinya, jika spammer melakukan spam pada komentar blog untuk mendapatkan SEO lebih baik dan anchored link untuk situs mereka, nofollow bisa membuat spam seperti ini tidak ada gunanya. Masalahnya, spammer masih saja melakukan spam.

Nofollow sudah diterapkan bukan saja di komentar blog. Wikipedia kini menggunakan nofollow untuk external link dan Google merekomendasikan agar paid link menggunakan atribut nofollow.

Inilah 13 alasan mengapa nofollow gagal:

1. Nofollow = NoWorky. Menggunakan nofollow pada komentar blog, maksud semula tag ini, tidak menurunkan semangat comment spammers. Jauh lebih efektif menggunakan tool anti spamming lain seperti pertanyaan, matematika dan plugins seperti Akismet dan SpamKarma untuk WordPress.

2. Jika blogger memoderasi komentar, tidak ada perlunya digunakan atribut nofollow. “Semua yang melewati pemeriksaan manusia harus mendapatkan berkah dari link.”

3. Karena penggunaan nofollow pada komentar di Wrodpress adalah default, banyak blogger tidak menyadari mereka menggunakan nofollow.

4. Nofollow=NoValue. Mengapa menggunakan nofollow pada situs, text ad dan blog jika tidak ada gunanya terkait dengan search engine indexing? Bagaimana jika mereka mengubah Yahoo! direktori menjadi nofollow? Apakah orang akan terus mau membayar listingnya? Jelas-jelas nilai direktori itu akan hilang jika nofollow tag digunakan pada linstingnya.

5. Membuat link ke seseorang dengan atribut nofollow sama srtinya dengan tidak percaya pada orang itu. Seperti kita berjabat tangan, tetapi menggunakan sarung tangan.

6. Nofollow menyebalkan karena search engine (terutama Google) tidak bisa menentukan sikap tegas mengenai kapan dan bagaimana atribut ini digunakan, jadi menimbulkan kebingungan di antara para webmaster berpengalaman yang melakukan tindakan BODOH seperti menggunakan nofollow pada semua outgoing link dari situs mereka untuk “melindungi situsnya dari kebocoran PageRank” dan ide-ide menggelikan lainnya.

7. Nofollow adalah solusi buruk dari search engine untuk menambal kegagalannya menentukan peringkat website secara tepat. Apalagi berikutnya, No-linking?

Search engine seharusnya bisa mengembangkan metoda mengenali dan mengabaikan nilai link yang menuju ke situs spam yang disisipkan pada komentar blog. Mengapa harus semua orang yang menulis komentar di blog terkena getah kelakuan segelintir spammer serakah?

8. Memberi komentar pada post di blog sama dengan menambah hal lain yang relevan dengan post itu. Kalimat provokatif pada post bisa memancing banyak komentar. Jika seseorang meluangkan waktu untuk membantu mengembangkan konten situs anda dengan cara memberi komentar, secara profesional ia berhak mendapat berkah link.

9. Menaruh nofollow pada Wikipedia sama dengan menyemprotkan parfum pada seekor babi.

Menarik mencermati Wikipedia menggunakan nofollow tetapi anda harus mempertanyakan mengapa mereka menerapkan nofollow dengan tujuan utama untuk mencegah spam. Ini berarti sejak awal setupnya Wikipedia memang cacat karena terbuka untuk spam.

Oleh karena itu, daripada membiarkan Wikipedia mengambil jalan mudah (karena Wikipedia merupakan sumber penting bagi banyak orang dan menggantikannya pasti sulit), mereka seharusnya mencari cara mengubah sistemnya sehingga tidak lagi begitu terbuka untuk spam.

10. Text link advertisements (iklan link) yang menggunakan nofollow menjadi tidak masuk akal. Jika anda ingin menebarkan Google Juice, mengapa menggunakan link-condom?

11. Bahkan pendiri WordPress Matt Mullenweg mengatakan bahwa nofollow adalah sebuah kegagalan; “Secara teori seharusnya ini berjalan sempurna, tetapi pada prakteknya walau semua major blogging tool sudah menerapkannya sejak dua tahun lalu, spam pada komentar dan trackback masih 100 persen lebih buruk sekarang ini. Saya kira nofollow tidak banyak memberikan manfaat, walaupun kami senang kami sudah mencobanya.”

12. Search Engines mengikuti nofollow. Yahoo diketahui menghitung nofollow link sebagai backlink pada SiteExplorer-nya. Jadi jika tujuan anda dalam memberikan komentar adalah untuk membangun backlink,  membangun nilai situs anda dalam hal iklan penjualan, nofollow jadi tidak berguna. (TLA, ReviewMe, SEOmoz’s PageStrength program metrik lainnya menggunakan Yahoo Backlinks sebagai kriteria penilaian).

13. Nofollow Menyebalkan!

Apa pendapat anda soal nofollow? Apaka anda mendukung penggunaan nofollow di Wikipedia atau sebagai cara untuk mengenali paid link?

Sumber: Search Engine Journal. Feb 14, 2007

Home | About | Blogging | Daily Life | Insights | News | Videos | SEO

33 thoughts on “rel=”Nofollow” Menyebalkan!

    • Yang paling mudah memanfaatkan plugin
      Wordpress.com (versi gratis) tidak punya fitur ini

      Dengan hosting sendiri (software dari WordPress.org) plugin tersedia dan mudah digunakan

      realodix.com = dofollow blog

      active pluggins:
      All in One SEO Pack 1.6.10.2 by Michael Torbert of Semper Fi Web Design[256,307]
      Custom Smilies – Version 2.9.1
      Lightbox Plus v1.6.9.7 – 3/24/2010 AM

      page level meta tag:
      meta name=”robots” content=”index,follow”

      Link NamaPenulisKomentar tanpa rel=”nofollow”
      Link pada isi komentar menggunakan rel=”nofollow”

      Quirk SearchStatus: NamaPenulisKomentar tanpa highlight (dofollow), URL pada isi komentar highlited

      Whois:
      Creation Date: 24-Mar-2010
      Expiration Date: 24-Mar-2011

      Domain servers in listed order:
      dns4.masterweb.net
      dns3.masterweb.net
      dns2.masterweb.net
      dns1.masterwebnet.com

      Terima kasih sudah berkunjung
      Salam

      Reply
      • Untung pakai self hosting dan plugin All in one seo. jadi udan follow. Cuma, untuk banner iklan biasanya saya pakai pakai nofollow atas kesepakatan dengan pengiklan untuk meminimalisir link out.

      • yup setuju! mesti pinter2 milih and milah ya mana yg dibuat nofollow dan mana yg dofollow. saya sangat setuju klo link itu, apa hrs dofollow atau nofollow, dibuat atas dasar kesepakatan.
        terima kasih banyak sudah berkunjung dan terima kasih banyak pula atas komentarnya yg berisi info bagus dan bermanfaat

  1. bagai mana dengan tanggapan anda nih mas, apa mendukung yang dofollow apa nofollow…? tapi kalau di lihat dari source blog ini anda salah seorang pendukung blog nofollow…
    buktinya di bawah ini
    djuyadi

    apa yang terjadi kalau scriptsnya jadi gini ….?
    djuyadi

    salam kenal

    Reply
    • wah ko kaya partai ya, dukung dan tidak dukung…
      satu hal karena saya gunakan WordPress.com saya tidak bisa ubah blog saya ini dari deffaultnya (bagian komentar jadi dofollow sehingga setiap penulis komentar mendapat dofollow link). Tapi saya suka membuat deeplink, dan saya lebih suka link semacam ini dibiarkan tanpa rel=”nofollow”.

      terima kasih sudah berkunjung
      salam kenal juga

      Reply
  2. Saya malah jadi ragu-ragu untuk menyartakan link di komentar yang dofollow, soalnya dengan kebanyakan link dari blog yang beda topik, malah membuat kita seperti spammer di mata search engine,, udah pernah ngalamin masuk sanbox? weh sakit rasanya…

    Reply
  3. Artikel yang mantap yang penuh propaganda politik nofollow/dofollow.
    Menurut saya ada lagi yang paling menyebalkan gan..
    apakah itu ???

    ialah blog yang membenci nofollow dan mengagung2kan dofollow, tetapi blognya sendiri nofollow.

    Reply
    • silakan lebih fokus ke kontennya deh
      seluruh artikel ini termasuk judulnya diterjemahkan dari artikel berbahasa inggris
      dan isinya memberi wawasan yg bagus

      Reply
  4. Gak tau apa2… lagi cari info ttg dofollow, nofollow apalah bingung… sempet juga baca di gugel ada rel=me apa lagi itu? btw nice post. thank you.

    Reply
  5. Ada yang bilang nofollow meningkatkan pagerank dan index search engine, dofollow meningkatkan trafik..
    jadi sepertinya tinggal pilih salah satu ya, enaknya yang mana… hahaha
    thanks atas infonya…😀

    Reply
    • nofollow links tidak berpengaruh pada naik turunnya PR, dofollow links yang berpengaruh. Nofollow links berpengaruh terutama untuk mendorong traffic. Bagaimana kalo blog kita PR4 kemudian kita buka jadi dofollow, apa ada pengaruhnya pada PR? Jawaban sederhananya pasti YA. PRnya bakal naik atau turun? Tidak bisa dipastikan, perlu pinter2 kita mengaturnya. Siapa yang lebih banyak diuntungkan? mereka yang menulis komentar di blog kita karena dengan cara itu mereka mendapatkan dofollow backlink PR4 dan ini berpengaruh buat kenaikan PR mereka. Pasti ingat kan bahwa untuk mendapatkan PR kita harus mencari sebanyak mungkin backlink, dan backlinknya itu harus dofollow. Agar setelah dibuka menjadi dofollow PR blog kita tetap stabil atau bahkan naik, cara terbaik kita usahakan links yang kita punya baik inbound maupun outboundnya seimbang. Cara mudahnya, kita juga harus banyak berteman dengan blog lain yang juga dofollow dan PRnya setara atau kalau bisa ya yang lebih tinggi. Silakan lihat Google PR: Bagaimana Cara Kerjanya?. Terima kasih

      Reply
    • bertukar link dengan blog lain tentu saja penting dan bermanfaat untuk meningkatkan PR, tetapi ada cara lain yang bisa ditempuh misalnya mendaftarkan blog di direktori-direktori ber-PR tinggi, beruntung kalo dapat direktori yang dofollow, dengan cara ini kita bisa dapatkan backlink berkualitas. Saya sendiri di awal menulis blog tidak banyak dengan sengaja bertukar link dengan blog lain. Untuk mendapatkan teman saya lebih mengutamakan membuat tulisan yang bermanfaat dan bisa menarik orang untuk berkunjung. Lalu saya daftar sebanyak mungkin di direktori dan social bookmarks. Dalam 2 bulan saya dapatkan PR3, bertukar link dengan blog lain hanya 1. Sekarang PR2, turun 1, karena jarang update kecuali untuk melihat dan membalas komentar. Poin pentingnya, buat saya blog itu adalah media untuk menulis bukan malah bertukar link yang menjadi aktifitas utamanya. terima kasih.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s